Beranda

PENGANTAR

Selamat datang di web Knowledge Management tentang Industri Obat dan Kesehatan! Website ini dibangun dalam rangka diseminasi informasi & pengetahuan untuk meningkatkan ketahanan (Resiliency) Industri Obat dan Alat Kesehatan. Disamping itu ada Laporan Kegiatan dan Berita-berita untuk menggambarkan situasi terbaru Industri Obat dan Alat Kesehatan serta ketahanannya, serta berbagai aktivitas pengembangan lainnya.

Edisi: 12 Agustus 2026

Mengamankan Rantai Pasokan Farmasi Menggunakan Serialisasi Obat Digital

Proses rantai pasokan adalah proses yang sangat penting dalam industri farmasi, dan melalui serialisasi obat digital, kita dapat mengurangi risiko pasokan obat palsu dan melawan risiko konsumen mengkonsumsi obat palsu. Untuk mengirimkan obat yang bebas dari pemalsuan, integritas rantai pasokan farmasi harus dijaga. Dalam artikel ini, peneliti berfokus pada bagaimana kita dapat menggunakan serialisasi obat digital dalam rantai pasokan farmasi tanpa membahayakan kesehatan masyarakat. Meskipun perusahaan farmasi bekerja keras untuk memerangi penipuan obat, hal ini masih menjadi masalah yang terus-menerus dan rumit dalam rantai pasokan obat yang membebani bisnis farmasi dan berdampak negatif pada kesehatan pasien. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan farmasi menerapkan transformasi digital yang signifikan dalam rantai pasokan farmasi dengan mengintegrasikan teknologi penelusuran dan pelacakan digital dari pemasok bahan baku awal hingga ke pasien. Artikel ini dipublikasikan pada 2023 di jurnal Research Gate

Selengkapnya

Reportase Webinar Compouding Obat #4: Art Compounding

Selasa, 21 Juli 2026

Yogyakarta. Masyarakat Compounding di Apotik Indonesia (MCDAI) bekerja sama dengan PT INSPIRY menyelenggarakan Talkshow Art Compounding sebagai Pertemuan ke-4 dalam rangkaian diskusi mengenai kebijakan peracikan obat modern di Indonesia pada Sabtu (8/8/2026). Diskusi menghadirkan Brigjen Pol (P) Apt. Drs. Mufti Djusnir, M.Si., Ketua Umum Perkumpulan Apoteker Sejahtera Indonesia (PASI); Apt. Drs. H. Nuryanuwar, M.M., M.Kes., MMR., Apoteker Penanggung Jawab Apotek; apt. Tommy Julianto Bin Bustami Effendi, S.Si., M.Sc., Ph.D.; serta apt. Drs. Ika Persada, M.M., General Manager PT Sampharindo Retroviral Indonesia Semarang. Pertemuan ini mempertemukan perspektif profesi apoteker, praktik apotek, akademisi, dan industri farmasi untuk membahas kesiapan Indonesia dalam mengembangkan compounding sebagai bagian dari pelayanan personalized medicine.

Selengkapnya

Reportase Webinar Compouding Obat #3: Apa yang terjadi dalam praktek dokter dengan obat compounding di Indonesia?

Selasa, 21 Juli 2026

Yogyakarta. Masyarakat Compounding di Apotik Indonesia (MCDAI) bekerja sama dengan PT INSPIRY menyelenggarakan Webinar Kebijakan untuk Peracikan Obat Modern di Apotek (Pertemuan 3) dengan fokus “Praktik Dokter-dokter indonesia dengan menggunakan Obat-Obatan Compounding”. Berbeda dengan dua pertemuan sebelumnya yang membahas perkembangan modern compounding dan pengalaman praktik di Malaysia, pertemuan ketiga menghadirkan perspektif dokter yang telah mempraktikkan pendekatan personalized, functional, dan integrative medicine di Indonesia. Diskusi ini memperlihatkan bahwa kebutuhan terhadap obat racikan yang dipersonalisasi sebenarnya telah muncul di Indonesia, terutama pada pasien dengan kebutuhan terapi khusus, tetapi belum didukung oleh sistem regulasi, kompetensi, sarana apotek, dan rantai pasok yang memungkinkan praktik tersebut berjalan secara sistematis di dalam negeri.

Selengkapnya

Reportase Webinar “Praktik Dokter dengan Obat Compounding di Malaysia: Apa yang Terjadi di Sana?”

Yogyakarta. Masyarakat Compounding di Apotek Indonesia (MC-DAI) serta PT INSPIRY menyelenggarakan Diskusi Kebijakan untuk Peracikan Obat Modern di Apotek (Pertemuan 2) dengan tema “Praktik Dokter dengan Obat Compounding di Malaysia: Apa yang Terjadi di Sana?” secara hybrid pada Kamis (9/7/2026). Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari seri diskusi sebelumnya yang membahas perkembangan modern pharmaceutical compounding. Jika pada pertemuan pertama fokus pembahasan diarahkan pada urgensi pengembangan kebijakan compounding di Indonesia, maka pada pertemuan kedua peserta diajak mempelajari bagaimana praktik tersebut telah diterapkan dalam pelayanan kesehatan di Malaysia, khususnya dari perspektif dokter sebagai peresep obat personalized medicine.

Selengkapnya

WEBINAR MANAJEMEN PENGGUNAAN PET-CT DI RUMAH SAKIT

Kasus kanker di Indonesia saat ini cukup tinggi, dimana dilaporkan 396.314 kasus dengan 234.511 kematian pada tahun 2020. Pada tahun 2022, angka kejadian kanker mencapai 136 dari setiap 100.000 penduduk, atau tertinggi ke-8 di Asia Tenggara. Berkaitan dengan hal tersebut, ketersediaan fasilitas skrining kanker secara dini menjadi sangat penting bagi keberhasilan pencegahan dan pengobatan penyakit kanker. PET-CT merupakan metode diagnostik yang mampu mendeteksi proses biokimia dan ekspresi beberapa protein.

Selengkapnya Reportase

(Kegiatan Followup )

SEMINAR NASIONAL
Kebijakan Siklotron PET-CT Di Indonesia: Belajar Dari Australia Dan Implikasinya Dalam Peningkatan Pelayanan Deteksi Dini Cancer di Indonesia

Kasus kanker di Indonesia saat ini cukup tinggi, dimana dilaporkan 396.314 kasus dengan 234.511 kematian pada tahun 2020. Pada tahun 2022, angka kejadian kanker mencapai 136 dari setiap 100.000 penduduk, atau tertinggi ke-8 di Asia Tenggara. Berkaitan dengan hal tersebut, ketersediaan fasilitas skrining kanker secara dini menjadi sangat penting bagi keberhasilan pencegahan dan pengobatan penyakit kanker. PET-CT merupakan metode diagnostik yang mampu mendeteksi proses biokimia dan ekspresi beberapa protein. PET-CT memberikan informasi diagnostik pada tingkat molekuler, jauh lebih awal sebelum gejala anatomi terlihat. Karenanya PET-CT menjadi alat yang sangat penting untuk diagnosis dini kanker. Sebanyak 95% pasien kanker akan tertangani dengan baik dan sembuh apabila dilakukan deteksi dini menggunakan PET-CT. Selain itu, deteksi awal PET-CT dapat mengurangi biaya penanganan cancer secara signifikan dengan mengurangi biaya penggunaan obat-obat kemoterapi dan penanganan medis yang cukup mahal, yang dibutuhkan jika perkembangan cancer sudah terlanjur masuk pada fase lanjut.

Selengkapnya Reportase

SEMINAR NASIONAL (Hasil Kunjungan)

Kemandirian dan Ketahanan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan: Bagaimana Prospek UU Kesehatan 2023 dan Kemampuan Para Peneliti Kebijakan?

2023 merupakan tahun disahkannya Undang-Undang (UU) Nomor 17 tentang Kesehatan yang menggunakan pendekatan Omnibus Law. Dalam UU ini terdapat berbagai pasal tentang Ketahanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan yang ada di Bab IX. Pasal-pasal dalam UU Kesehatan ini diikuti dengan Peraturan Pemerintah yang terkait dengan percepatan pengembangan dan ketahanan industri sediaan farmasi dan alat kesehatan; dan, standar, sistem dan tata kelola sediaan farmasi, alat kesehatan, dan perbekalan kesehatan lainnya pada kondisi darurat, bencana, KLB, atau wabah.

Selengkapnya

Reportase Kunjungan Cyclotron dan PET-CT ke Australia

Pada tanggal 14 – 15 November 2023 diselenggarakan webinar yang membahas Cyclotron dan PET-CT. Berikut merupakan laporan kegiatan tersebut.

Workshop ini memiliki sejumlah tujuan, diantaranya;

  1. Memahami perkembangan dan governance (termasuk sistem regulasi) Cyclotron dan PET-CT di Australia.
  2. Mempelajari teknologi yang dipergunakan.
  3. Mempelajari sistem operasional, termasuk logistik.
  4. Mempelajari sistem pelatihan SDM dan sertifikasi untuk pengelola Cyclotron dan PET-CT.
  5. Mempelajari sistem financing dan investasinya melalui jalur pemerintah dan komersial, serta hubungannya dengan sistem asuransi kesehatan.
Selengkapnya

(Pra Kunjungan – 3 Oktober 2023)

Webinar “Implementation Of a Safe & Sustainable Radiopharmaceutical Supply-Distribution Service For Indonesia”

Sesi pertama diawali dengan pembuka dari Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI (Diwakilkan oleh dr. Budhi Suryadharma). Kasus kanker di Indonesia diproyeksikan untuk terus meningkat termasuk angka kematian akibat kanker yang memiliki angka insidensi hingga 64% perkiraan di tahun 2040. Perlu kita cermati bersama bahwa pasien kanker 70% datang ke RS sudah mengalami fase stadium lanjut. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kemenkes RI untuk menangani masalah tersebut ialah dengan pemenuhan pelayanan kedokteran nuklir di Indonesia. Saat ini Indonesia memiliki 6 PET-SCAN dan 4 siklotron, 3 siklotron di antaranya telah memiliki izin operasi yang berlokasi di RS Kanker Dharmais Jakarta, MRCCC Siloam dan RS Gading Pluit.

Selengkapnya